Langsung ke konten utama

Minat, Bakat, dan Mental Disorder

 13 Januari temenku wa aku, kirim link ini vefire_zhansaya (@vefire_zhansaya)’s videos with original sound - bzmcu | TikTok. Ceritanya si mbak tsb bilang untuk sukses di bidang tertentu kita harus punya mental disorder tertentu. Apakah valid? Lah itu cuma yapping tok tanpa sumber yang jelas. Siapa dia juga ga jelas, psikiater juga bukan. Apakah dia pernah meneliti tentang itu juga enggak. Ya di media sosial banyak orang yapping tanpa dasar yang bisa dipertanggungjawabkan.

NinaWind Pixabay.com
Tapi ada yang mau aku luruskan wkwkwk. Disitu kan tertulis untuk sukses dibidang fashion orang harus punya bipolar. Aku inget sempet bikin konten video "fit check" di story IG sama status WA. Itu gara-gara ngiler liat orang-orang di Tiktok pada rame engagementnya yang posting tren dresswell. Jadi aku nyicil bikin video pas pake pakaian agak bener aja terus niatnya mau aku gabungin semua terus aku posting di ditiktok ikut "Sejauh Mana Dresswell Mengubahmu?" Tapi sampai sekarang belum aku gabungin videonya wkwkwk.

Dari berbagai bidang dan mental disorder yang harus dipunya di konten si mbak itu biar bisa sukses di bidang tersebut yang paling cocok sama aku malah blogging. Tapi emang aku dah lama gak update blogku sih. Nafsu bloggingku aku salurkan ke story IG. Lebih enak aja ketik-ketik sedikit terus cerita-cerita pas ke trigger jadi pengen cerita di story IG.

Tapi di story IG kekurangannya aku lebih menahan untuk posting banyak sekaligus takutnya jadi tidak menarik dan orang males baca karena story IG ku dah sampai kayak jahitan gini -------- alias sampai titik titik banyak banget bikin males baca karena kepanjangan. Sebenernya pengen share banyak bangetsi padahal, tapi harus ditahan. Biar story IG-ku gak malesin buat dibaca karena terlalu panjang.

Paling cocok update di blog sih kalau mau share banyak hal. Cuma ya kemarin-kemarin males aja karena harus buka laptop juga. Kalau story IG kan saat itu ke trigger dimana pun aku berada tanpa harus bawa laptop (masa iya kemana-mana bawa laptop, mana laptopku laptop umumnya yang baterainya ga tahan lama) bisa langsung aku update ceritaku di story.

Sebenernya aku juga tertarik blogging di Tiktok. Ngecipris gitu. Soalnya di Tiktok ada filternya otomatis jadi lebih PD karena mukaku boros dah nyerah sama skincare, mau oplas mahal. Jadi seneng lihat wajahku tampak lebih cantik di Tiktok 😝😝Cuma kekurangannya kalo video aku butuh penerangan khusus jadi ga bisa dimana-mana bebas karena butuh roll kabel dan lampu penerangan. Sebenernya bisa pakai senter juga sih tapi suka malu kalau di tempat umum takut dikira aneh ngapain naruh senter di bawah/depan muka pas on camera. Terus lagi kalau pas lagi di rumah harus pas lagi pakai baju dan kerudungan bener. Jadi ga bisa kapanpun dimanapun kayak cerita di story IG.

Intinya minat bakatku lebih ke blogging titik dibanding fashion. Kayak aku kureng sih di fashion karena beli baju juga jarang kalaupun beli yang murah-murah aja aku mah. Mau baju sepatu apa tas dah dedelduel juga kalau masih bisa berfungsi dipakai juga suka masih suka aku pakai kemana-mana. Pakai fashion lebih mengedepankan fungsi, kemampuan tapi juga mulai punya kemauan sih pakai fashion yang model gimana buat branding/bikin image.

Terus aku juga ga setuju sama pernyataan untuk sukses di bidang tertentu harus punya mental disorder. Gangguan mental itu ada untuk diobati biar pulih bukan dipelihara! Kontra produktif kalau mental disorder dipelihara. Karena gejalanya bisa mengganggu dia dan orang di sekitarnya dalam menjalani hidup sehat jiwa raga. Kalau mau sukses ya berusaha dan berdoa, mau dikasih Allah atau gak itu ya hak Allah. Tugas manusia berusaha memantaskan diri.

Aku dah mulai nafsu lagi nih buat update blog. Alhamdulillah. Lebih bagus sih update di blog gini daripada di story IG. Lebih long last, kalau di story IG akhir-akhir ini juga jarang aku simpan di sorotan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahaya dari Keinginan Bahagia Selamanya

 Karena itu tidak akan terjadi selama kita di dunia kecuali jika mengidap penyakit manik. Salah satu contoh penderita penyakit manik ada di drama korea "It's Okay to be Not Okay. Gamau kan jadi kayak dia hehe. Rasulullah kekasih Allah SWT aja manusia paling beruntung di dunia karena menjadi manusia yang paling dicintai oleh Allah SWT sering merasakan kesedihan. Saat sedih Allah SWT tidak menyalahkan Rasul karena Rasul manusia dan sedih itu manusiawi. Dibanding menyalahkan Rasulullah yang sangat sedih saat ditinggal meninggal oleh dua orang yang paling disayanginya waktu itu, yaitu Paman Rasul yang sudah merawat dan melindungi Rasul sejak kecil dan istri beliau satu-satunya saat itu yang sangat mengerti, melindungi serta penentram hati Rasul awal-awal diangkat sebagai Rasul oleh Allah SWT. Allah tidak menyalahkan Rasul dengan berkata "Kurang apa cinta-Ku kepadamu? Allah justru menghibur Rasul dengan dinaikkan buraq. Kendaraan tercepat yang pernah ada di dunia. Kecepatannya...

Mahasiswa Bodoh

Sudah 3 semester aku kuliah di MBA UGM. Pertama semester 0 yang biasa disebut matrikulasi kalau disini disebutnya Pra-MBA. Kedua semester 1 lanjut semester 2. Tiga semester yang bikin aku merasa bodoh banget. Entah kenapa, perasaan pas S1 aku pinter-pinter aja meskipun telat ngerjain skripsi. Jadi meskipun IPK diatas 3,5 aku tetap gak dapet gelar cumlaude. Sedih si. Tapi ya bagaimana lagi. Apalagi setelah aku tahu ternyata selama ini aku menderita bipolar disorder. Yaudah si dimaklumi aja, berat emang fase depresi. Apakah aku gak exited kuliah MBA? Apakah ada yang maksa aku kuliah MBA? Aku exited dan aku sangat ingin kuliah MBA atas kemauanku sendiri. Aku pakai beasiswa loh, LPDP yang mana aku harus effort seleksi dengan persyaratan administrasi yang bikin harus kesana kemari urus itu. Itu atas kemauanku sendiri, aku sangat ingin dapat beasiswa LPDP. Aku juga mock up seleksi wawancara LPDP berkali-kali. Aku exited. Tapi hari pertama acara MBA UGM masih daring karena berdekatan dengan p...

Final Kompetisi TIK Bakti Komdigi 2025

 Setelah hampir ketinggalan pesawat kami pun naik pesawat yang telat terbangnya, ya kalau gak telat kami gagal berangkat naik pesawat 😭😭Alhamdulillah ya pesawatnya telat berangkat  🤭 🤭 Sesampainya di bandara Soekarno Hatta sebelum ambil bagasi kami sudah ditunggu seorang mas panitia. Kami disuruh duduk aja koper diambilkan dan dibawakan oleh panitia. Keluar bandara kami naik Hiace menuju Hotel Sari Pacific Jakarta Pusat. Sekitar 1 jam lebih kemudian kami sudah sampai di Hotel Sarific!! 😱😱Tak kira bakal 1,5 - 2 jam 😁😁Cek jaraknya di gmaps lumayan jauh soalnya. Itungannya luar kota juga kan, Soekarno Hatta di Tangerang Banten, Hotel Sari Pacific di Jakarta Pusat, bukan Jakarta yang mepet Tangerang. Waktu masuk hotel kopernya bakal dibawakan oleh hotel ke lantai 4, tempat ballroom acara Inklusi Komdigi.