Langsung ke konten utama

Postingan

Misteri Belik Pace

Entah kenapa tiba-tiba aku jadi suka bertanya-tanya mengenai aliran air di sekitar sungai yg sering aku lewati. Jadi pada suatu ketika aku menemukan makanan yg sempat menjadi makanan kesukaan dg harga yg cukup murah. Mbakayune juga suka, kadang aku disuruh pesen pakai ojol pas dia pengen tapi aku suka males. Lagi pula pick up lebih murah daripada delivery. Mbakayune aku suruh pick up aja kalau lagi pengen. Berkali-kali aku kasih ancer2nya dia ga pernah berangkat. Aku jadi terngiang-ngiang kata jembatan yg mana berarti ada sungai didekat situ. Sungai.. aku jadi ingat ada sungai yg cukup sering aku lewati. Kecil tidak menarik buthek. Sungai yg sering dijadikan lokasi bermain oleh orang tuaku semasa kecil dahulu. Kalau dulu sempat terkesan ngumpet, sekarang dibuat indah pada beberapa titik seperti Wisdom Park UGM dan Bendungan Langensari. Foto: Youtube Januari Bercerita Danau Wisdom Park UGM sudah ada dari dulu, cuma dulu belum punya nama wisdom park. Orang-orang sini dulu menyebutnya dan...

Bengkel Masa Depan, Bengkel Tanpa Sparepart

Aku punya motor bekas kakakku yg sudah dedel duel. Kalau dipakai di jalan konblok atau jalan yg tidak rata bakal saingan sama toa penjual getuk bwahaha gak ding becanda. Pokoknya kalau dipakai di jalan yg tidak rata bakal gembrobyag  berisik berasa mau mreteli semua itu motor di jalan. Malu sumpah jadi kendaraan paling berisik tiap lewat konblokan. Awalnya sayap motor aku copot. Eh masih berisik. Kap lampu aku ganti baru, masih berisik. Terus akhirnya kemarin body belakang motor aku ganti. Habis 200. Mahal. Buat proses pencarian bengkel yg sedia body motor itu juga gak mudah. Setelah dari satu bengkel ke bengkel lainnya aku dapat info kalau yg sedia body motor bengkel-bengkel di daerah brigjen katamso. Aku pun kesana. Mau cari info harga body motor dulu males. Dulu aku bingung itu istilahnya apa. Setelah kemarin Senin ganti body belakang motor aku cermati betul-betul istilah yg keluar dari mulut pemilik dan teknisi bengkel. Dari dulu aku ngiranya namanya body motor sih. Eh ternyata...

Pengalaman Pakai Genio, Pegel Euy!!

 Aku dulu kalau ditanya ingin motor apa aku pilih Revo, karena waktu coba Revo kinyis-kinyisnya temanku untuk perjalanan sekitar 28 km rasanya enak bet. Itu motor paling enak yang pernah aku coba. But suatu saat temanku menyarankan aku untuk beli motor matic aja soalnya jalan yang aku lewati sehari-hari dataran biasa jalan mulus tidak gronjal-gronjal serta bukan di pegunungan/perbukitan yang naik turun meliuk-liuk. Katanya biar tidak gampang capek. Kalau motor bebek bergigi lebih bikin capek. Waktu itu aku jawab, aku sudah terbiasa pakai motor bebek jadi lebih paham perawatannya. Suku cadangnya juga lebih murah. Kalau matic kayak misteri aja gitu. Komponen-komponennya tertutup bodi semua jadi susah buat memahami perawatannya harus gimana-gimana biar irit gimana. Beberapa kali servisin rutin mio-nya kakakku aku ga bisa berbuat banyak selain percaya ajalah sama mekanik yamaha. Kayak detailnya tampak ribet kalau matic. Jadi tidak berani bawa ke bengkel luar kecuali ganti kompone...

Pasrah Sebelum Memulai

 Setelah sekian lama lupa, kini aku ingat. Ini adalah apa yang diajarkan oleh guruku. Beliau selalu mengajarkan murid-muridnya untuk totally surrender. Photo by Slava on Unsplash Sudah lama aku tahu teorinya. Namun baru kali ini aku mendapatkan wangsit bagaimana untuk lebih memaksimalkannya. Yap, mulai sekarang aku akan selalu berusaha, selalu ingat bahwa aku harus mensyaratkan pasrah sebelum memulai apapun. Manusia hanya bisa berencana Tuhan yang menentukan. Aku ingat cerita guruku, Mas J tentang pesan Bob Sadino kepada beliau. "Apakah hidup kita sesuai rencana?" Begitu kurang lebih tanya Bob Sadino. "Nyatanya hidup kita tidak pernah sesuai rencana." Jawab Bob Sadino kurang lebih setelahnya.

Juni 2020 dan Serba Kebetulan dengan Its Okay to be Not Okay

Its okay to be not okay adalah mantraku sejak 7 Juni kemarin. Aku merasa butuh meditasi beberapa hari setelah kerja lebih keras dibanding biasanya di akhir Mei. Aku sempat merasa bersalah. Aku merasa oh sungguh aku kurang produktif banget but its okay. Aku pernah baca postingan di ig apdc katanya its okay jika suatu saat kita merasa tidak produktif. Sesekali libur dan mengkhususkan waktu untuk bermeditasi itu gpp. Sesekali tidak bersemangat itu tidak apa-apa. Jangan merasa bersalah hanya karena kita gagal menjaga semangat di setiap harinya setiap saat setiap waktu. Aku juga beberapa kali baca gak ngapa-ngapain itu baik juga sesekali. Kalau emang rasanya lagi bundet. So, its okay ketika aku tidak produktif dalam jangka waktu tertentu. Kalau aku bilang aku bekerja lebih keras jangan disamakan dengan kerja keras kalian atau orang lain my friends. Aku akui aku belum pernah masuk kategori pekerja keras sejak dulu. Sekarang sedang berusaha agar bisa mencicipi itu. Its okay tidak men...

Angka Cukup & Sumpah Palapa

Angka Cukup, frasa yang sudah beberapa kali saya baca dari update-an twitter Pak @JayaYEA. "Tentukan angka cukupku, maka datang rasa syukurmu," begitu quote dari beliau. Saya belum begitu paham saat itu dengan frasa angka cukup. Apa yang saya tangkap saat itu hanya: angka cukup: merasa cukup tidak selalu merasa kurang. Sekadar itu saja, tidak mendalam pemahamannya. Akhirnya, Oktober 2016 saya mendapatkan rejeki dari Allah. Saya mulai punya mentor bisnis! Literally bukan Pak @JayaYEA, namun masih satu lingkungan dengan beliau. Jadi seperti apa-apa yang saya dapatkan dari Pak @JayaYEA dengan pemahaman yang masih dangkal menjadi lebih dalam lagi dalam mentoring tsb. Beda banget. Dalem. Kalau sebelumnya hanya seperti melihat foto mangga, setelah resmi punya mentor banyak ilmu2 bisnis serta kehidupan yang sebelumnya di share Pak @JayaYEA jadi tidak hanya saya lihat gambarnya, namun juga saya lihat secara langsung, saya pegang, kupas, dan rasakan, saya makan terasa manisnya, ser...

Filsafat dan Tuhan

Dari beberapa jurusan yang aku minati dulu, salah satunya adalah filsafat. Aku suka berpikir secara mendalam. Meskipun hasil dari pemikiranku seringkali tidak langsung aku utarakan. Iya banyak yang masih antri untuk dituliskan. Tidak semua harus dituliskan juga sih. Kalau dulu waktu SMA aku belum punya laptop dan belum aktif blogging jadi ya belum mulai aktif share hasil pemikiran. Postingan jaman SMA mah cuma karya esai-ku yang aku lombakan dan banyak yang minta. Biar gampang tanpa perlu flashdisk aku suruh aja mereka akses langsung di blogku. Aku tidak setuju dengan pandangan negatif berlebihan dari orang-orang terhadap filsafat. Aku sendiri mulai terbiasa berpikir mendalam mengenai Tuhan dan manusia sejak SMA. Pelajaran tentang animisme dan dinamisme di kelas satu membuatku berpikir bahwa manusia sesungguhnya secara alamiah menyadari bahwa dirinya bukan makhluk superior. Ada kekuatan superior diluar dirinya yang menguasai alam semesta. Tidak ada manusia yang tidak setuju bahw...